[Toko Makmur Sentosa] | [tutup]
PASAR HOLISTIK: Kebijaksanaan
Tampilkan postingan dengan label Kebijaksanaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebijaksanaan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 April 2015

Berapakah sisa saldo ‘Waktu’ anda ?

Dalam kehidupan manusia  yang semakin modern dan maju ini, semuanya  selalu diperhitungkan dengan cermat, mulai dari saldo uang anda di bank, saldo deposito yang ada, dan saldo-saldo yang lainnya, termasuk yang bisa dihitung jumlah rumah yang kita miliki, tanah, mobil, motor dan sebagainya.
Semua uang, deposito dan benda-benda materi  yang ada di dunia ini memang bisa diperhitungkan dengan cermat karena kelihatan secara nyata, tetapi pernahkah anda memperhitungkan saldo waktu yang anda miliki untuk tinggal di dunia ini?
Padahal waktu juga merupakan asset yang sangat berharga untuk kehidupan kita, tetapi berapa banyak dari kita yang pernah memikirkannya dan mempergunakan waktu untuk mengumpulkan bekal bagi kehidupan selanjutnya? Disini maksud mengumpulkan bekal bukan berarti mengumpulkan uang dan harta duniawi, yang dimaksudkan adalah amal ibadah kita, perbuatan baik atau buruk yang telah kita lakukan di dunia ini, itulah yang akan menjadi bekal kita pada kehidupan selanjutnya.

Senin, 23 Maret 2015

Anda kesepian ? Ini solusinya !

Kesepian, setiap orang pasti pernah merasakan saat-saat kesepian, seperti saat ditinggal kekasih, keluarga atau orang tua juga teman. Pada saat-saat seperti itu, rasanya dunia menjadi hampa, tidak bersemangat menjalani  hidup, lemah, letih, lesu, dan seterusnya. Tetapi sesungguhnya apa itu kesepian, mengapa ada kesepian dan bagaimana mengatasi kesepian ? Simak terus artikel ini.
Ajahn Chah, seorang biksu terkenal dari thailand (beliau sudah meninggal) pernah mengatakan, “Kamu lahir sendirian. Kamu mati sendirian. Dan banyak waktu yang kamu habiskan ditengah-tengahnya, kamu habiskan sendirian.” Ini sungguh perkataan yang mendalam. Ada banyak kebenaran dalam perkataan itu.
Ajahn Brahm, murid Ajahn Chah, mempunyai cara untuk mengatasi kesepian. Coba anda renungi lagi, saat anda bangun tidur, anda sendirian, walau ada pasangan anda, tetapi anda bangun sendirian, bersama dengan pikiran anda, sensasi tubuh anda sendiri. Disinilah kita bisa belajar untuk akrab dengan perasaan itu, yaitu berada tepat disana, bersama diri kita.
Ini yang diajarkan Ajahn Brahm untuk mengatasi kesepian, beliau mengatakan saat beliau bangun tidur, beliau akan berkata, “Selamat pagi aku! Senang berjumpa denganmu lagi!.” Dan itu sungguh luar biasa bisa memiliki keramahan dan kelembutan terhadap momen pertama saat kita bangun pagi.

Senin, 30 September 2013

MAKNA PERSAHABATAN


Bayangkan jika anda adalah seorang wanita cantik seperti Agnes Monica :-) kemudian ada seorang pria lusuh dengan wajah pas‑pasan (katakanlah seperti Tukul :-) misalnya) yang mengajak anda untuk berkenalan dan menjadi sahabat, bagaimana reaksi anda? Kebanyakan pasti akan menolak atau tidak mau, tapi akan lain halnya jika yang mengajak kenalan adalah seorang pria yang wajahnya tampan seperti Farhan.
Itulah fenomena yang sering terjadi dalam masyarakat kita saat ini. Jika seseorang kaya, cantik/tampan, berpengaruh dan punya kekuasaan akan enggan untuk berhubungan dengan seseorang yang miskin apalagi jelek rupanya.
Ada sebuah kisah, di suatu kota seorang anak laki‑laki kecil berkulit hitam terus saja memperhatikan seorang pejual balon di sebuah tempat keramaian di tengah kota. Orang tersebut nampak seperti pedagang yang baik hati karena melepaskan beberapa balon untuk menarik perhatian orang banyak agar membeli balonnya. Dia melepaskan sebuah balon warna merah, membiarkan balon itu untuk perlahan-lahan membumbung tinggi ke angkasa.

Minggu, 25 Agustus 2013

Lelaki Tua dan Tongkat

Pada suatu ketika, Sang Buddha bersemayam di Savatthi, terdapatlah sebuah keluarga yang terdiri dari ayah, ibu beserta keempat anak laki-laki mereka. Harta keluarga itu berjumlah sebanyak delapan ratus ribu keping uang.
Ketika usia anak-anak mereka sudah dewasa, mereka lalu mengatur perkawinannya dan memberikan kepada masing-masing anak sejumlah seratus ribu keping uang. Tidak lama kemudian ibu anak-anak itu meninggal dunia. Anak-anak itu mempunyai pikiran yang sama, yaitu : “Kalau ayah kawin lagi, maka harta keluarga kita akan dibagi juga kepada anak-anak dari istri mudanya dan tidak ada lagi yang tersisa untuk kita. Marilah saudara-saudaraku, kita harus membantu ayah dan menenangkan hatinya.”
Sambil menunggu waktu yang tepat, mereka lalu melayani ayah mereka dengan menyediakan makanan-makanan yang enak-enak dan pakaian terbaik. Mereka juga memijati tangan kaki serta mengerjakan semua pekerjaan rumah tangga ayah mereka. Setelah mereka merasa, sekaranglah waktunya yang tepat, mereka lalu berkata : “Ayah, kami berjanji akan merawat ayah selama hidupmu, berikanlah kekayaan ayah kepada kami.”

Kamis, 01 Agustus 2013

Renungan diri

Suatu saat sebuah benih dengan tekad yang kuat terus berusaha untuk menembus kehidupan dan berusaha agar bisa menjelma di dunia sana. Setelah berjuang sendirian dengan sekuat tenaga dan kemampuannya, akhirnya berhasil juga, setelah berproses sekian lama dan kemudian terlahirlah seorang bayi mungil.
Bayi yang lemah dan baru lahir ini, hanya bisa tergolek lemah tanpa daya, yang bisa dilakukan hanyalah menendang-nendang, atau menangis dengan keras tanpa daya, dengan dibantu oleh orang tuanya, bayi ini terus bertumbuh menjadi anak kecil yang mulai bisa merangkak, merambat dan akhirnya bisa berjalan dengan tertatih-tatih dengan bantuan orang tuanya, sampai usia sekian tahun segala sesuatu yang dilakukan yang berhubungan dengan urusan makan minum sampai buang air, semuanya harus dibantu orang tuanya, karena si bocah ini masih terus belajar dan berkembang menjadi lebih mandiri.
Setelah sekian tahun kemudian, si bocah sudah lebih dewasa, sudah bisa melakukan segala hal yang berkaitan dengan kelangsungan hidup dengan sendirinya, tetapi masih terus dengan pengawasan orang tuanya, karena kadang bisa saja masih salah dalam melakukan sesuatu hal, karena dia juga masih terus belajar menjalani kehidupan di dunia ini.

Rabu, 17 Juli 2013

Anjing kecil

Seekor anak anjing yang mungil sedang berjalan-jalan di ladang tuannya. Ketika ia mendekati kandang kuda, dia mendengar binatang besar itu memanggilnya. Kuda itu berkata; “kamu pasti anggota keluarga baru disini, cepat atau lambat kamu akan mengetahui kalau pemilik ladang ini mencintai saya lebih dari binatang lainnya, sebab saya bisa mengangkut banyak barang untuknya, saya kira binatang sekecil kamu tidak akan bernilai sama sekali baginya”, ujarnya dengan sinis.
Anjing kecil itu menundukkan kepalanya dan pergi, lalu ia mendengar seekor sapi yang berada di kandang sebelah berkata : “saya adalah binatang yang paling terhormat disini, sebab nyonya disini membuat keju dan mentega dari susu saya. Kamu tidak berguna bagi keluarga disini”’ cemoohnya.
Mendengar ini seekor domba berkata : “hai, sapi, kedudukanmu tidak lebih tinggi daripada saya, saya telah memberi mantel bulu kepada pemilik ladang ini. Saya memberi kehangatan kepada seluruh keluarga. Tapi omonganmu soal anjing kecil itu benar juga. Dia sama sekali tidak ada manfaatnya disini.”

Jumat, 21 Juni 2013

Ikatan persaudaraan terpenting

Suatu ketika, ada sekelompok bandit yang merampok sebuah desa. Beberapa pria dari desa berusaha menangkap mereka, namun gagal, ketika mereka kabur masuk ke dalam hutan lebat. Para penduduk desa mengelilingi hutan dan mencari para perampok tersebut, namun tiada hasil.
Ketika mereka keluar dari hutan melalui sisi yang lain, mereka melihat tiga petani yang sedang mencangkul di sawah mereka. Karena curiga bahwa para petani ini adalah bandit yang sedang menyamar, dengan segera para petani ini ditangkap. “Aha ! Kamu para bandit sedang berpura-pura menjadi petani ! Ikut kita menghadap sang Raja, dasar bandit !” Mereka mengikat para petani dan membawanya ke hadapan sang Raja, yang kemudian menahan mereka di penjara bawah tanah.
Pada keesokkan harinya, seorang wanita muncul di kediaman sang Raja. Selama beberapa hari, dia datang dan menangis seperti layaknya di pemakaman.
Suatu hari, sang Raja mendengar tangisannya dan membawa wanita itu ke hadapannya. “Kenapa kamu menangis ?”, tanya sang Raja. “Aku mendengar bahwa suamiku, anakku dan kakakku telah ditahan, tuanku”, isak wanita ini.
Sang Raja lalu mengeluarkan ketiga narapidana itu dari penjara. Sebagai pemimpin negeri yang murah hati, dia bertanya pada wanita ini: “Aku akan membebaskan salah satu diantara mereka. Siapa yang kamu pilih ?”.

Rabu, 19 Juni 2013

Dimanakah Surga dan Neraka ?

Manusia merupakan makhluk yang paling unik dan rumit. Manusia selalu mencari dan mencari terus tujuan hidupnya yang terkadang sulit menentukan batasannya.
Ada yang menetapkan Surga sebagai tujuan hidupnya, dan semua orang jika ditanya, apakah mau masuk Surga ? tentu akan menjawab Ya. Banyak jawaban itu dipengaruhi oleh keyakinan yang selama ini kita percayai, walaupun itu belum tentu benar.
Dimanakah sebenarnya Surga dan Neraka itu ? Apakah itu suatu tempat di awang-awang sana yang bisa membuat kita selalu bahagia atau menderita ? Anggapan kita selama ini adalah demikian adanya.
Sebenarnya Surga dan Neraka ada disini, saat ini. Jika anda saat ini merasa bahagia, gembira, maka anda sedang menikmati surga dunia, tetapi sebaliknya jika anda sedang sedih, putus asa karena suatu hal, maka anda sedang menikmati neraka dunia.

Jumat, 03 Mei 2013

Jampi yang sangat manjur


Suatu ketika seorang anak muda menginginkan gadis yang diimpikannya untuk membalas cintanya. Ia mencoba mengirim bunga dan hadiah, tapi gadis itu tidak memberikan tanggapan apapun. Setelah mencoba berbagai cara dan gagal mendapatkan cinta gadis itu, ia akhirnya memikirkan suatu rencana : Jampi Cinta. Ia pergi ke sebuah vihara dan membujuk bhikku disana untuk memberinya jampi seperti itu.
“Maaf, disini tak ada, apa yang disebut jampi cinta,” kata seorang bhikku, “Jika gadis itu tak tertarik padamu, cobalah cari yang lain.”
Namun anak muda itu terus mendesak, bahwa ia hanya menginginkan cintanya. Karena tak berhasil membujuk anak muda itu, bhikku tersebut mencoba cara lain. “Baiklah,” katanya, “Bawalah minyak ini. Kalau engkau melihatnya pagi-pagi sekali, oleskan minyak ini di dahinya.”
Hari berikutnya, anak muda itu bangun pagi-pagi sekali dan dengan tak sabar menunggu gadis pujaannya keluar dari rumah. Sewaktu gadis itu keluar dengan sapu di tangannya untuk membersihkan halaman rumah, anak muda itu berlari ke arahnya, dan mengoleskan minyak ke dahi sang gadis pujaan.

Senin, 22 April 2013

Anda mendapatkan apa yang anda cari


Ada dua orang yang sama-sama pergi ke tempat ibadah. Yang pertama, si A, ia pergi ke tempat ibadah dengan penuh kritikan, ketika kebaktian dimulai ia mendengar beberapa kata-kata doa yang salah yang diucapkan pemimpin kebaktian. Ketika acara paduan suara dimulai, ia merasa ada beberapa orang yang salah nada dan mengganggu keharmonisan paduan suara itu. Si A berpikir, “Seharusnya orang-orang semacam itu, tahu diri dan jangan ikut paduan suara.”
Ketika saat memberikan dana atau persembahan untuk tempat ibadahnya, si A mengeluh, kenapa harus tiap minggu memberikan dana terus ? Dan ketika ia hanya memberi dana persembahan Rp. 1.000, ia merasa orang-orang disebelah seperti menyindirnya.
Saat pemimpin kebaktian berceramah, ia menghitung, bahwa ada 10 kali si penceramah salah ucap dalam ceramahnya. Si A pun pulang dengan seribu satu macam omelan, ia berkata pada istrinya, “Cukup sampai disini saja, lain kali aku tidak mau ke tempat ibadah lagi, yang penuh dengan orang munafik seperti itu.”

Sabtu, 20 April 2013

Menyebarkan gosip


Di suatu kota tinggallah seorang wanita setengah baya yang sangat dikenal masyarakat disitu. Wanita ini punya kebiasaan buruk yang sangat menonjol, yaitu suka menyebarkan gosip yang menceritakan kejelekan-kejelekan orang lain. Sampai-sampai ada seseorang yang mengatakan pada seorang pemuka agama, “Pak, kalau bapak ingin mengabarkan berita kepada semua orang, bapak tidak perlu pasang di surat kabar atau lewat radio, tetapi cukup ceritakan pada wanita itu, maka dalam sekejab saja, seluruh kota akan mendengarnya !”
“Wah, sampai sehebat itu kah ?” tanya pemuka agama itu dengan terkejut.
Suatu saat wanita itu tersadar dan menyesali sikapnya yang keterlaluan sehingga merugikan banyak orang. Akhirnya ia datang kepada pemuka agama itu dan bertanya, “Pak, saya ingin supaya apa yang pernah saya lakukan, yaitu menyebarkan gosip dapat saya perbaiki dan cerita-cerita tentang orang-orang yang saya jelek-jelekkan dapat dibetulkan, bagaimanakah caranya ?”
Lalu pemuka agama itu mengambil bulu-bulu ayam dan menyerahkannya kepada wanita itu.
“Untuk apa bulu-bulu ini ?” tanya wanita itu setengah keheranan.
“Letakkan buku-bulu ini di sepanjang jalan kota, lalu setelah selesai kembalilah kesini !” kata si pemuka agama itu.
Dengan taat, wanita itu melakukannya dan setelah habis, ia kembali ke rumah pemuka agama itu.

Senin, 08 April 2013

Selalulah Bersyukur


Seorang anak kecil penyemir sepatu sedang merenungi nasibnya di bawah sebuah pohon di depan supermarket, dimana dia biasa bekerja menyemir sepatu-sepatu para pengunjung supermarket itu. Anak ini sedang merenungi nasibnya yang serba susah sehingga ia bertambah sedih.
Kemudian datanglah sebuah mobil mewah, si anak kecil itupun berpikir, alangkah bahagianya jika ia bisa naik dalam mobil mewah itu, ia merenung dalam hati, “Jika aku bisa seperti orang dalam mobil itu, alangkah bahagianya ! Aku tidak perlu menyemir sepatu lagi dan tentu aku akan bisa menikmati makanan, pakaian dan rumah yang mewah”.
Sopir mobil mewah itupun keluar dan masuk ke dalam supermarket, tetapi orang kaya yang ada dalam mobil itu, tidak turun dan tetap di dalam mobil. Tanpa sengaja, pandangan orang kaya dan si anak kecil itu bertemu. Dalam hati orang kaya itu berpikir, “Alangkah senangnya jika aku bisa bebas seperti anak kecil itu !”

Minggu, 31 Maret 2013

Jika Tuhan menjatuhkan batu


Seorang pekerja proyek bangunan memanjat ke atas tembok yang sangat tinggi. Pada suatu saat dia harus menyampaikan pesan penting pada seseorang yang ada di bawah. Pekerja itu berteriak teriak, tetapi temannya tidak bisa mendengarkannya kerena di bawah begitu bising dengan hiruk pikuk suara mesin dan orang-orang yang bekerja, sehingga usahanya sia-sia saja. Oleh karena itu untuk menarik perhatian orang di bawah, ia mencoba melemparkan uang logam di depan orang itu. Orang itu berhenti sebentar, mengambil uang itu kemudian bekerja lagi. Pekerja itu mencoba lagi, tetapi usahanya yang keduapun sia-sia belaka..
Tetapi tiba-tiba ia mendapat ide. Ia mengambil batu kecil dan melemparkannya ke arah orang itu. Batu itu tepat mengenai kepala orang itu, dan karena merasa kesakitan, orang itu menengadah ke atas. Sekarang pekerja di atas bisa menjatuhkan catatan yang berisi pesannya.

Rabu, 27 Maret 2013

BERPIKIR LEBIH SEDIKIT

                                        
S
aat kita berlatih pernafasan dengan kesadaran penuh, pikiran kita akan bekerja dengan lebih lambat, dan kita akan mampu mencapai kondisi istirahat yang sebenarnya. Umumnya, kita berpikir terlalu banyak, dan latihan pernafasan dengan kesadaran akan membantu kita, untuk lebih tenang, rilex dan penuh kedamaian. Latihan ini membantu kita untuk menghentikan pikiran yang terlalu banyak dan menghentikan ketakutan kita terhadap kesengsaraan yang berasal dari masa lalu dan kecemasan terhadap masa depan, la memungkinkan kita untuk mampu bersentuhan dengan kehidupan, sesuatu yang ajaib yang berada di moment saat ini. 
Tentunya, kegiatan berpikir adalah sesuatu yang penting, tapi kebanyakan dari apa yang kita pikirkan itu adalah sesuatu yang tidak berguna. Seakan‑akan, terdapat sebuah kaset di dalam kepala kita yang terus berputar, siang dan malam. Kita memikirkan ini dan itu, dan sangat sulit untuk menghentikan proses ini. Terhadap sebuah kaset, kita hanya perlu menekan tombol untuk menghentikannya. Tapi terhadap pikiran kita, kita tidak memiliki satu tombol pun. Kita mungkin saja terus berpikir dan terus mencemaskan sesuatu sampai kita tidak dapat tidur. Jika kita mengira obat tidur atau sejenis obat penenang akan menyelesaikan masalah,

Sabtu, 16 Maret 2013

Lembu Ajaib


Alkisah, ada seorang petani yang sangat miskin di India, yang memiliki lembu bernama Nandiwisala. Petani itu bekerja sangat keras untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, namun kadang hujan tak turun, ada juga masa ketika benihnya tidak bagus, dan lebih sering lagi ketika ia mendapat panen yang baik, pedagang di desa setempat memerasnya. Para pedagang di desa pada zaman itu hanya mencari keuntungan sendiri dan mengeksploitasi orang-orang seperti petani miskin ini.
Setelah melalui tahun-tahun yang sangat sulit, petani itu sangat tertekan. Rasanya begitu sulit harus membanting tulang untuk menyokong keluarganya. Ia duduk di bawah pohon, murung, ketika ia merasakan ada hidung lembab mengenai wajahnya. Ternyata itu lembunya. Lembu itu berkata, “Tuan, aku bisa membantu Tuan.” “Apa?! Kamu bisa bicara?”
Pada masa itu, lembu bisa bicara, persis seperti di film Walt Disney. Lembu itu berkata, “Ya, Tuan, aku bisa bicara. Aku sudah memperhatikan Tuan sejak lama, menarik bajak buat Tuan, dan akupun lelah. Aku tak mau menghabiskan hidup menarik bajak. Aku ingin pensiun juga, dan aku punya rencana.”
Lalu lembu itu melanjutkan, “Rencananya begini : aku ini lembu yang sangat kuat. Pergilah kepada pedagang yang selalu memeras Tuan selama bertahun-tahun ini, bertaruhlah 10.000 dolar bahwa lembu Tuan – yaitu aku – mampu menarik 100 kereta yang diikat bersama dan dimuati batu.”

Selasa, 26 Februari 2013

MENYALAHKAN TIDAK PERNAH MENYELESAIKAN


Ketika kita menanam selada, jika ia tidak tumbuh dengan baik, anda tidak menyalahkan selada itu. Anda akan mencari penyebab mengapa ia tidak tumbuh dengan baik. Ia mungkin membutuhkan pupuk, atau air yang lebih banyak, atau sinar matahari dalam jumlah yang lebih sedikit. Anda tidak pernah menyalahkan selada itu. Namun saat kita memiliki masalah dengan teman-teman atau keluarga kita, kita menyalahkan mereka. Namun jika kita mengetahui bagaimana memperlakukan mereka, mereka akan berkembang dengan baik, seperti selada. Menyalahkan sama sekali tidak memiliki efek yang positif, apapun alasan dan pembenarannya. Itu yang saya pahami lewat pengalaman. Bukan sikap menyalahkan, bukan mencari alasan, bukan argumentasi, hanya sebuah pengertian. Jika anda mengerti, dan anda memperlihatkan pengertian anda, anda dapat mencintai, dan situasi dapat dirubah.

Senin, 10 Desember 2012

Kuda Bijak dan Kuda Dungu


Orang-orang kadang memiliki gagasan bahwa kebahagiaan dan kenikmatan diperoleh hanya dengan mengikuti ketololan dunia. Apa yang orang-orang di dunia ini bilang sebagai kebahagiaan, orang-orang yang tercerahkan bilang itu derita. Apa yang para tercerahkan bilang sebagai kebahagiaan, dunia katakan sebagai derita.
Apa sih, kebahagiaan menurut orang-orang di dunia itu ? Jika anda membaca majalah atau koran, anda bisa melihat bahwa kebahagiaan menurut orang-orang di dunia adalah film baru, menjalin hubungan baru, pergi kesana-sini, punya anak dan seterusnya. Mereka bilang anda belum lengkap hidupnya jika belum pernah pergi  sampai ke Amazon ! – atau apapun yang mereka bilang sebagai kebahagiaan di dunia ini.
Saya telah menjelajahi banyak tempat dan mengalami banyak peristiwa dalam hidup saya, dan entah bagaimana mereka semua terlihat kosong dan tak bermakna. Saya tidak bisa membayangkan mengapa orang masih berlari mengejar-ngejar hal-hal itu, mengapa mereka belum melihat duka dan derita perjalanan hubungan intim dan relasi.
Ada kiasan mengenai kuda. Ada kuda yang bijak, kuda yang cerdas, kuda yang gegabah, kuda yang bodoh, dan kuda yang amat sangat dungu, serta pelatih mereka yang memakai cambuk.

Sabtu, 08 Desember 2012

CINTA DAN WAKTU


Alkisah di suatu pulau kecil, tinggallah berbagai macam benda2 abstrak: ada CINTA, KESEDIHAN, KEKAYAAN, KEGEMBIRAAN dan sebagainya. Mereka hidup
berdampingan dengan baik.

Namun suatu ketika, datang badai menghempaskan pulau kecil itu dan air laut tiba2 naik dan akan menenggelamkan pulau itu. Semua penghuni pulau cepat2
berusaha menyelamatkan diri. CINTA sangat kebingungan sebab ia tidak dapat berenang dan tak mempunyai perahu. Ia berdiri di tepi pantai mencoba mencari pertolongan. Sementara itu air makin naik membasahi kaki CINTA.

Tak lama kemudian CINTA melihat KEKAYAAN sedang mengayuh perahu.

CINTA: " KEKAYAAN! KEKAYAAN! Tolong aku!
KEKAYAAN: " Aduh! Maaf, Cinta, perahuku telah penuh dengan harta bendaku
Aku tak dapat membawamu serta, nanti perahu ini tenggelam. Lagipula
tak ada tempat bagimu di perahuku ini".


Kamis, 06 Desember 2012

PERSAHABATAN SEJATI


Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari 
seribu teman yang mementingkan diri sendiri 
PERSAHABATAN Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah. Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya...
Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya. Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti, diperhatikan-dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu-ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian.
Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari
perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya. Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah. Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya.

Kamis, 15 November 2012

Praktek agama dalam kehidupan nyata


Dalam kehidupan ini, banyak kita lihat, orang-orang yang begitu taat dengan ajaran agama yang mereka anut, dengan rajin pula mereka selalu mengunjungi  tempat ibadahnya, tetapi berapa banyak yang benar-benar bisa mempraktekkan dan menerapkan ajaran agamanya dengan baik dalam kehidupan sehari-hari ?
Berikut ada sebuah cerita, Suatu ketika ada seorang guru Rusia bernama Gurdjief yang memiliki sebuah komunitas di Perancis. Di dalam komunitasnya, ada seorang pria yang benar-benar menjengkelkan. Ia selalu mengganggu orang-orang dan menyusahkan mereka. Maka komunitas itu mengadakan pertemuan dan mereka meminta Gurdjief mengusirnya, mengeluarkannya, karena ia selalu menciptakan percekcokan dan membuat orang-orang tidak bahagia. Tetapi Gurdjief tidak pernah mau mengeluarkannya.
Akan tetapi, kemudian, setelah Gurdjief meninggal, mereka baru menyadari bahwa sebenarnya Gurdjief lah yang membayar pria itu untuk menetap disana !