Selasa, 04 September 2012
Senin, 27 Agustus 2012
Berkunjung ke Panti Jompo
Hari ini saya beserta ibu, bibi
dan kakak berkunjung ke panti jompo Pelkris yang ada di jalan Dr. Cipto
Semarang, untuk menjenguk saudara ibu yang sedang di rawat disana, karena usia
tua juga karena sakit. Rumah panti jompo itu, walaupun bangunan kuno, tapi
sangat terawat dan bersih, terlihat dari kondisi bangunannya yang masih kokoh.
Cukup besar pula rumah panti jompo itu, dan menampung sekitar 40 orang tua yang
dititipkan disana.
Terlihat wajah-wajah tua yang
memandang setiap orang yang datang, pada saat itu kebetulan hanya kami yang
datang, jadi merekapun hanya melihat kami, ada yang sedang duduk-duduk saja,
ada yang sedang mengobrol dengan sesama penghuni atau perawat, ada juga yang
hanya tidur-tiduran saja.
Saudara ibu saya, yang dititipkan
di rumah panti jompo itu, hanya bisa terbaring di ranjang, karena sakit
penyakit yang dideritanya, juga karena usia tua, tetapi terlihat sehat dan
terawat, karena para perawatnya merawatnya dengan baik.
Minggu, 26 Agustus 2012
Apa penyebab Kemarahan ?
Semua orang pasti tahu tentang
kemarahan, atau bahkan mungkin sering marah-marah atau mengalami kemarahan,
tetapi sebenarnya kemarahan itu apa penyebabnya ? Kenapa ada orang yang begitu
mudah marah-marah, sementara ada juga yang jarang marah atau malah tidak pernah
marah.
Penyebab utama kemarahan adalah
penolakan, bisa karena penolakan terhadap situasi atau keadaan tertentu, atau
juga bisa karena penolakan dalam bathin yang tidak menyukai sesuatu. Sebagai
contoh, jika misalkan anak anda
memecahkan guci kesayangan anda, maka anda akan marah kepada anak anda, karena
disebabkan penolakan terhadap kenyataan bahwa guci kesayangan anda telah pecah.
Lalu apa saja faktor-faktor yang
menyebabkan timbulnya kemarahan dalam diri manusia ? Secara garis besar ada 2
faktor utama yang menyebabkan timbulnya kemarahan dalam diri manusia.
Yang pertama, faktor fisik, jika
anda sedang sakit atau merasa sakit, pasti anda akan lebih sensitif terhadap
segala sesuatu, contoh, anda sedang sakit gigi, tapi anak anda rewel dan
menjerit-jerit karena mungkin meminta sesuatu, maka akan timbul rasa kemarahan
akan hal itu.
Kamis, 23 Agustus 2012
Ayo makan buah biar Kuat
Studi membuktikan
bahwa buah bermanfaat bagi tubuh, jadi menambahkan pisang, melon dan kentang
dalam setiap menu makanan Anda bisa mencegah osteoporosis terutama bagi mereka
yang sangat menyukai makanan asin. Kalium yang terkandung dalam buah akan
bereaksi terhadap efek negatif dari diet kaya garam.
“Caranya dengan mencegah resorbsi (penyerapan) tulang yang timbul secara
berlebihan,” kata dr Deborah Sellmeyer, asisten guru besar endokrinologi dan
metabolisme dari Univesity of California, San Fransisco.
Tentu, Sellmeyer tak begitu saja menyarankan para wanita mengkonsumsi
suplemen kalium yang saat ini banyak tersedia. Dia menegaskan, konsumsi makanan
kaya garam bisa menyebabkan pengeroposan tulang.
“Biasanya, diet kaya garam dihubungkan dengan tekanan darah tinggi dan
stroke,” tuturnya.
Menurut national Osteoporosi Foundation sekitar 44 juta penduduk Amerika
berusia lebih dari 50 tahun mengalami osteoporosis, dalam hal ini wanita
beresiko lebih tinggi. Namun bukan berarti pria tak mengalaminya.
Banyak yang paham bahwa kalsium dan vitamin D penting untuk memperkuat
tulang, sayang pentingnya kalium belum banyak yang tahu, padahgal kalium juga
ikut berperan memperlambat osteoporois.
Selasa, 07 Agustus 2012
Salah kaprah tentang Rematik
Penyakit rematik sudah banyak
yang mengenalnya, tetapi masih banyak yang salah pengertiaan tentang penyakit
ini. Walaupun gejala penyakit ini hampir sama dengan asam urat atau gout,
tetapi penyebabnya masih belum diketahui.
Rematik memang belum diketahui penyebab
pastinya, tetapi secara pasti hal itu disebabkan oleh autoimun, yaitu sistem
kekebalan tubuh yang tidak bisa membedakan jaringan sendiri dengan benda asing,
sehingga menyerang jaringan tubuh sendiri, khususnya jaringan sinovium, yaitu
selaput tipis yang melapisi sendi.
Hasilnya akan menyebabkan sendi
bengkak, rusak, nyeri, meradang, kehilangan fungsinya dan bahkan cacat. Rematik
dapat menyerang semua persendian, tetapi yang paling sering diserang adalah
pergelangan tangan, jari-jari, lutut dan engkel kaki.
Tetapi tidak menutup kemungkinan
sendi-sendi yang lain juga terserang, seperti sendi tulang belakang, pinggul. Leher,
bahu, rahang dan bahkan sampai sambungan kecil di telinga bagian dalam. Rematik
juga dapat menyerang organ tubuh lain seperti jantung, pembuluh darah, kulit
dan paru-paru.
Serangan rematik biasanya
simetris, artinya akan menyerang sendi yang berpasangan, kanan dan kiri,
berbeda dengan osteoarthritis, yang biasanya hanya pada salah satu sendi.
Gejala rematik yang paling umum
adalah kekakuan sendi pada pagi hari, yang biasanya berlangsung sampai satu
jam, berbeda dengan osteoarthritis yang hanya berlangsung hanya setengah jam.
Selain itu juga disertai dengan pembengkakkan dan nyeri sendi.
Gejala seperti flu, kelelahan,
penurunan berat badan dan demam dapat menyertai awal penyakit rematik. Bedanya
flu atau demam biasa, gejala-gejala rematik ini bisa berlangsung bertahun-tahun.
Diagnosa awal penyakit ini, lebih
sulit daripada asam urat, walaupun bisa diperiksa di laboratorium, tetapi hasilnya
hanya 60 % akurat. Penyakit ini untuk pengobatannya memerlukan terapi jangka
panjang, seperti fisioterapi, yang bertujuan untuk memperkuat otot di sekitar
rematik.
Biasanya masyarakat awam hanya
menggunakan obat pereda sakit atau nyeri, tetapi sebaiknya itu jangan dilakukan
karena terlalu banyak mengkonsumsi obat pereda nyeri akan mengganggu organ
tubuh lain seperti ginjal.
Untuk pencegahan supaya rematik
tidak kambuh, terutama saat musim dingin, ada beberapa terapi yang bisa
dilakukan, seperti : Terapi Fisik
dengan memakai es, panas, alat listrik dan gerakan-gerakan untuk membantu
mengurangi pembengkakan dan inflamasi akibat rematik.
Sabtu, 21 Juli 2012
Jut Bio ke Tegal
Untuk yang kesekian kalinya, saya
ikut jut bio lagi, kali ini ke klenteng Tegal, dalam rangka ualang tahun Kongco
Gwan Seng Cin Kun, pada jut bio kali ini dihadiri oleh 37 peserta dari berbagai
kota di indonesia.
Pada hari minggunya 15 juli 2012,
saat akan kirab keliling kota terpaksa menunggu sebentar, karena kebetulan pada
hari ini, juga ada kirab dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, yang
pesertanya dari anak-anak sekolah mulai SD sampai SMA tegal, ada sekitar 10
lebih Marching Band yang mengiringi kirab itu.
Baru pada sekitar pukul 15.00 WIB,
kirab dari klenteng dimulai, kirab ini akan dilakukan sekitar 3 kali putaran,
sampai jam 24.00 WIB, tetapi banyak peserta yang hanya mengikuti satu putaran
saja, karena harus pulang ke kota masing-masing, jadi yang melakukan kirab sampai
3 kali putaran biasanya dari pihak tuan rumah, yaitu Klenteng Tek Hay Kiong
Tegal.
Pada Malam hari sebelum kirab,
juga diadakan ritual Menyeberangi Jembatan 7 Bintang, yang menurut kepercayaan
bisa untuk perlindungan diri dan kelancaran rejeki. Selain itu juga ada acara
Tang Sin, menginjak bara api, duduk diatas pisau, dan sebagainya.
Selasa, 10 Juli 2012
Perlambat Pikun dengan Latihan Otak
Salah satu cara menjaga kebugaran otak adalah dengan senam
otak sehat atau GLO.
Saat hendak bepergian, Asri (42) sibuk mencari kunci mobil.
Pencariannya ke kamar, ke meja kerja, dan beberapa tempat lain tak membuahkan
hasil. Barulah, setelah beberapa saat, ia teringat bahwa sang kunci
''bertengger'' di tas yang ia jinjing sedari tadi. Inikah tanda-tanda pikun? Pikun atau demensia
memang biasa terjadi pada lanjut usia (lansia).
Demensia
menyebabkan kualitas hidup penderitanya jelek dan hubungan sosial menjadi
terganggu. Tak hanya itu, penderita juga menjadi beban keluarga dan negara,
kata dr Astuti SpS dari SMF (Staf Medik Fungsional) Saraf di RS Dr Sardjito,
Yogyakarta.
Proses menua dan
usia lanjut memang proses alami. Fenomena menua ini juga terjadi pada otak. Hal
yang paling dirasakan adalah kemunduran daya ingat (memori) dan ini bisa secara
normal dan tidak normal. Inilah yang kemudian menyebabkan demensia. Padahal,
kepikunan pun bisa diperlambat lho! Seperti Asri, misalnya, ada baiknya ia
melakukan berbagai latihan khusus memperlambat pikun, sebelum usia terlanjur
lanjut.
Langganan:
Postingan (Atom)
